Sujud Pasrah di Batas Keinginan
Ketika jemari menggenggam harap pada sesama, Seringkali yang pulang hanyalah kecewa yang membiru. Manusia itu rapuh, sama-sama menengadah dada, Tak layak jadi sandaran tempat mengadukan rindu.
Maka palingkan wajahmu, wahai jiwa yang lelah, Tataplah langit, tempat Sang Pemilik Semesta bertahta. Berharaplah hanya pada Dia, Sang Maha Penggubah, Yang menciptakan jemari, jantung, dan helai nafas kita


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tolong kasih komentar ya ?