Jumat, 23 Maret 2018
HOAK 2
Media sosial milik massa
Semua berita bisa diunggah
Wadah berekspresi mencurahkan isi hati
Sayangnya kebebasan salah menanggapi
Beritanya sangat berani
Barangkali justru tidak mengerti
Kabar bohong di sana-sini
Menghasut memanaskan kondisi
Hoax memang berita bohong
Cenderung menjebak dam merongrong
Terbius ulasan omong kosong
Emosi dan kalut dapat dikempong
Media sosial ada aturannya
Jangan menghina dan menghasut
Terkena pasal penodaan sesama
Karena isinya kebablasan
Bebas dan bertanggung jawab
Memberikan informasi berisi
Berita aktual dan faktual
Bebas SARA dan menjaga citra
http://www.kongkie.com/2017/01/puisi-humaniora-hoax.html
HOAK
Ketika kebohongan terus disebar,
sebenarnya siapa yang hendak disasar?
Siapapun termasuk anda bisa jadi mangsa.
Ketika fitnah terus bertumbuh tanpa halangan,
sesungguhnya apa yang sedang dicita-citakan?
Tiada alasan selain memecah bangsa.
Ketika kesalahan didiamkan,
sejujurnya apa yang sedang direncanakan?
Jawabannya supaya kebenaran bisa direkayasa.
Lalu apa yang bisa kau lakukan?
Hanya diam?
Atau kau sengaja diam?
https://www.kompasiana.com/ivanharefa/5a161e80bf5b2c255e226082/puisi-hoax
Langganan:
Postingan (Atom)
Ada ttitik titik diujung Do'a
ADA TITIK-TITIK DI UJUNG DOA SAAT MENUJU MASA PENSIUN Oleh: Idwik Malam telah beranjak jauh melewati batas puncaknya, menyisakan desau...
-
Setelah dapat saran dari mas Ahmad Faisol ana sempatkan cari makalah tentang puisi dan seluk beluknya, mudah-mudahan dengan tulisan di bawah...
-
KAU BUKAN RUMAH Oleh: Idwik Malam itu, gerimis membungkus kota dengan aroma tanah basah yang pekat dan dingin. Di dalam ruang kerja yang...
