Sabtu, 27 September 2008

Puisi 13: Ketika Ku Sambut Syawal 1429H

Akankah aku sambut syawal dengan riang gembira ?
Sementara saudara-saudaraku berebut harta hingga sekarat...
Akankah aku sambut syawal dengan penuh kemenangan ?
Sementara Ramadhan yang penuh dengan rahmat gagal ku tangkap
Akankah aku sambut syawal dengan rasa bangga
Sementara aku alpa dalam kenikmatan dunia
Akankah aku sambut syawal dengan tangis bahagia
Sementara ramadhan pergi begitu saja tanpa aku rasa
Akankah aku sambut syawal dengan jabat erat tanda sahabat
Sementara hatiku tetap penuh dengan rasa iri dan dengki
Akankah aku sambut syawal dengan gema takbir yang menggema
Sementara mulutku tidak mau berhenti dari rasa ghibah dan fitnah
Layakkah aku menggunakan pakaian baru 
Sementara nanti pakaianku berselimut api
Layakkah aku makan dari segala hidangan yang tersedia
Sementara nanti batu dan timah panas manjadi makanan harianku
ya Rabbi kesadaranku mungkin sudah terlambat
tetapi aku tetap berharap pintu taubatMu
Hingga bertemu ramadhan nanti
bulan seribu rahmat
hingga aku dapat menyambut Syawal penuh dengan arti
Taqoballallohu minna wa mingkum taqobbal ya Kariim


wasalam
IbnuKus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tolong kasih komentar ya ?

Ada ttitik titik diujung Do'a

ADA TITIK-TITIK DI UJUNG DOA SAAT MENUJU MASA  PENSIUN  Oleh: Idwik Malam telah beranjak jauh melewati batas puncaknya, menyisakan desau...