Senin, 15 September 2008

Puisi 10 : Engkau Lahir Adzanpun Berkumandang



Dari rahim ibumu telah ada tanda-tanda keberadaanmu
Engkau si bakal bayi yang akan terlahir
Namamu sudah aku siapkan sejak ada tandamu
Gembira sekali terasa di raut wajah ibumu
Akan kepastian adanya dirimu
Rasa bahagia itu juga ada padaku
Laki atau perempuan bagiku itu suatu yang luar biasa
Aku tetap akan menerimamu sebagimana kakak-kakakmu
Harapan dari semua yang menunggumu
Sehat selalu engkau dengan ibumu
Untukmulah bapak senantiasa berdo’a
Antara pagi dan petang, antara siang dan malam
Rasa rindu kian terpatri dalam sanubariku
Akan tetapi semua aku serahkan pada Penciptamu
Zat yang maha kuasa atas segala sesuatu
Aku kumandangkan pada telingamu suara azan
Nah…saat itulah engkau menyambutku dengan tangis,
kemudian diam mendengar suara azan berkumandang.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tolong kasih komentar ya ?

Ada ttitik titik diujung Do'a

ADA TITIK-TITIK DI UJUNG DOA SAAT MENUJU MASA  PENSIUN  Oleh: Idwik Malam telah beranjak jauh melewati batas puncaknya, menyisakan desau...