Jumat, 14 Desember 2012
Di Sisi Malam
Ketika kabut tersibak
Rembulan memancarkan sinarnya
Malam yang muram telah berlalu
Makna kegelapan menjadi tertampikan
Nur kebenaran adalah kebenderangan
Saat kepala makin merunduk
Kucium tanah bukti kehinaanku
Sebagai tanda Agungnya sang Khalik
Isak tangisan begitu lirih
Seirama kidung detak jantung
Air mata berderai tak tertahan
Mencapai kekhusukan semakin dalam
Saat dingin semakin menusuk
Disinilah aku semakin mengenal Tuhan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Ada ttitik titik diujung Do'a
ADA TITIK-TITIK DI UJUNG DOA SAAT MENUJU MASA PENSIUN Oleh: Idwik Malam telah beranjak jauh melewati batas puncaknya, menyisakan desau...
-
Setelah dapat saran dari mas Ahmad Faisol ana sempatkan cari makalah tentang puisi dan seluk beluknya, mudah-mudahan dengan tulisan di bawah...
-
KAU BUKAN RUMAH Oleh: Idwik Malam itu, gerimis membungkus kota dengan aroma tanah basah yang pekat dan dingin. Di dalam ruang kerja yang...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tolong kasih komentar ya ?