
Jiwaku gemetar dalam khusuk
Takjub memapah hatiku luluh
Bersimpuh lemah di kerajaan-Mu
Menyesali langkah-langkah pekat dosa
Ku menangisi roh keangkuhan
Menyekap sisi putih hidupku
Berlari kembali ke sisi-Mu
Berharap damai ampunan-Mu
ADA TITIK-TITIK DI UJUNG DOA SAAT MENUJU MASA PENSIUN Oleh: Idwik Malam telah beranjak jauh melewati batas puncaknya, menyisakan desau...
puisinya aku suka hehehehe
BalasHapus