Kamis, 27 Januari 2011

Riuh rendah suara batinku

Malam..
Ketika matahari digantikan oleh gelapnya ..
Saat itu pula air mataku tumpah

Tidak, jangan menatapku seperti itu..
Aku bukanlah mentari yang elok untuk kau pandangi...
Jagalah ..

Hatiku sesak
Apa yang ada di dalam sana.. Kenapa rasanya seperti ini.. Mampukah aku menunggumu
Ingin ku tutup mataku
Ingin ku bungkam mulutku
Ingin ku sumbat telingaku
Ingin ku hapus ingatanku
Ingin ku tahan napasku selama mungkin,ya ..selama mungkin

Ya Allah..
Bolehkah aku merindukannya?

---Ajeng Sari Rahayu---
http://ajeng-sari-rahayu.blogspot.com/
tanda

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tolong kasih komentar ya ?

Sepatu

Sepasang Langkah, Satu Tujuan Mereka terlahir dari rahim yang sama, Namun ditakdirkan berdiri di ruang yang berbeda. Yang satu melengkung ke...